
Performa di Lintasan
Motor V4 terbaru dari Yamaha menunjukkan potensi, namun masih ada pekerjaan rumah signifikan. Selama tes motogp 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, motor ini tertinggal 10 km/jam dari Ducati, yang menjadi motor tercepat di grid. Selain masalah top speed, traksi juga menjadi titik rawan. Alex Rins, pebalap Monster Energy Yamaha, mengungkapkan bahwa Yamaha kehilangan tenaga mesin dan traksi yang lebih baik dimiliki oleh Ducati, Honda, dan Aprilia. Hal ini membuat kompetitor lebih cepat keluar dari tikungan dan unggul di trek lurus.
Analisis Teknis
Performa motor V4 Yamaha dipengaruhi oleh sistem traksi yang kurang optimal. Perbandingan dengan motor Ducati, Honda, dan Aprilia menunjukkan bahwa Yamaha harus meningkatkan teknologi traksi untuk bersaing di lintasan. Top speed yang lebih rendah juga menjadi tantangan nyata, terutama di trek yang membutuhkan kecepatan maksimal.
Langkah Maju
Untuk menutup gap performa, Yamaha perlu fokus pada pengembangan mesin dan sistem traksi. Peningkatan kinerja di tikungan serta optimasi output mesin akan menjadi kunci untuk meningkatkan kompetitivitas di MotoGP 2026.








