
Peningkatan Tarif Dijelaskan oleh Dirut Transjakarta
Pemprov Jakarta merencanakan kenaikan tarif Transjakarta dari Rp 3.500 menjadi lebih tinggi. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menegaskan bahwa rencana ini wajar karena subsidy yang terus berkurang setiap tahunnya. Welfizon juga menjelaskan bahwa tarif Transjakarta tanpa subsidi saat ini mencapai Rp 13 ribu per penumpang.
Latar Belakang Penurunan Subsidi
Welfizon menyinggung bahwa subsidi per penumpang pada tahun 2024 berada di angka Rp 9.700, menurun dari Rp 11.400 pada tahun 2023 dan Rp 16 ribu pada tahun 2022 saat pandemi Covid-19. “Jadi, jika dilihat dari tahun ke tahun, subsidi terus berkurang,” ujar Welfizon dalam acara Balkoters Talk di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Dampak Kenaikan Tarif
Kenaikan tarif ini diharapkan mampu mengurangi beban keuangan PT Transjakarta akibat penurunan subsidy. Namun, dampaknya pada masyarakat harus dipertimbangkan dengan baik. Welfizon menekankan bahwa langkah ini merupakan solusi jangka panjang untuk memastikan layanan transportasi tetap berkualitas.
Penutup
Kenaikan tarif Transjakarta menjadi perhatian penting, terutama bagi masyarakat yang rutin menggunakan transportasi ini. Pemprov Jakarta diharapkan mampu menjelaskan lebih lanjut mengenai rencana ini dan bagaimana dampaknya pada masyarakat.
