
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) turut menyoroti polemik pasar modal yang melibatkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). DEN meminta agar investor tidak panik dengan dinamika pasar yang ada.
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan peringatan MSCI menjadi momentum bagi otoritas untuk memperbaiki sistem pasar modal. Menurutnya, perbaikan ini dapat mendorong pertumbuhan yang sehat dan transparan.
Luhut menjelaskan,volatilitas jangka pendek merupakan bagian dari mekanisme pasar yang wajar dan tidak mencerminkan perubahan pada fundamental ekonomi nasional. Menurutnya, masukan dari MSCI harusnya tidak dipandang dengan kepanikan.










