Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan terhadap sebuah kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di perairan Pasifik Timur. Washington menyebut sedikitnya dua orang, yang disebut sebagai terduga penyelundup narkoba, tewas dalam serangan terbaru AS itu.
Dua kematian itu semakin menambah jumlah korban tewas dalam operasi antinarkoba AS menjadi sedikitnya 128 orang sejak tahun lalu.
“Intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut sedang melintasi rute penyelundupan narkoba yang diketahui di Pasifik Timur, dan terlibat dalam operasi penyelundupan narkoba,” kata Komando Selatan AS dalam pernyataan via media sosial X, seperti dilansir AFP , Jumat (6/2/2026).


