Latar Belakang
Tragedi mengerikan terjadi di Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat, ketika Oting (68), seorang relawan penjaga palang pintu perlintasan kereta api (KA), terserempet kereta rel listrik (KRL). Insiden ini terjadi di jalur Bogor-Jakarta di Km 51+200. Oting mengalami luka di kepala sebelah kiri dan segera dilarikan ke rumah sakit (RS) PMI untuk perawatan medis.
Fakta Penting
Kapolsek Tanahsareal, Kompol Doddy Rosjadi, mengonfirmasi insiden ini pada Jumat (6/2/2026). “Telah terjadi orang terserempet kereta api di jalur Bogor-Jakarta dan ditemukan korban dalam keadaan luka di kepala,” ujarnya. Oting diberikan pertolongan pertama menggunakan ambulans sebelum dirujuk ke RS.
Dampak
Insiden ini mengejutkan masyarakat setempat dan menarik perhatian publik terhadap kondisi perlintasan kereta api yang mungkin kurang aman. Kebutuhan akan pengawasan lebih ketat dan peningkatan protokol keselamatan di perlintasan menjadi pertanyaan yang perlu dijawab.
Penutup
Tragedi yang dialami Oting mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan di sekitar perlintasan kereta api. Dampaknya tidak hanya pada korban, tetapi juga pada keluarga dan masyarakat. Bagaimana langkah nyata yang bisa dilakukan pemerintah untuk mencegah kejadian serupa?










