
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sering menyinggung kinerja Ditjen Pajak (DJP) dan Ditjen Bea Cukai. Isu yang dibicarakan Prabowo adalah kegagalan Bea Cukai dan Pajak menangani kebocoran penerimaan negara. Oleh sebab itu, Purbaya meminta jajarannya bekerja lebih baik dan meningkatkan kinerja mereka. Perbaikan ini diharapkan dilakukan di tingkat pusat hingga ke level daerah.
Strategi Investasi
Purbaya mengatakan bahwa perbaikan kinerja Ditjen Pajak dan Bea Cukai adalah kunci untuk meningkatkan penerimaan negara. Dengan perbaikan ini, investor dan pengusaha dapat lebih yakin dengan stabilitas keuangan negara.
Manajemen Risiko
Kegagalan Bea Cukai dan Pajak dalam menangani kebocoran penerimaan negara dapat menyebabkan risiko finansial bagi negara. Oleh karena itu, penting bagi Ditjen Pajak dan Bea Cukai untuk meningkatkan kinerja mereka.
Studi Kasus Sukses
Beberapa negara telah berhasil meningkatkan kinerja Bea Cukai dan Pajak dengan menerapkan teknologi canggih dan pelatihan karyawan. Indonesia dapat belajar dari kasus-kasus sukses ini untuk meningkatkan kinerja Ditjen Pajak dan Bea Cukai.
Penutup
Perbaikan kinerja Ditjen Pajak dan Bea Cukai adalah langkah penting untuk meningkatkan penerimaan negara dan stabilitas keuangan negara. Dengan menerapkan strategi yang efektif, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.








