
Latar Belakang Deklarasi Bahlil
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengumumkan bahwa Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, telah mendeklarasikan tidak akan mencalonkan diri dalam Pilpres 2029. Sebaliknya, Bahlil fokus memperebutkan kursi di Senayan melalui Pileg dari Papua.
Fakta Penting Dukungan Prabowo
Dalam pertemuan di Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Sarmuji juga menyatakan komitmen Golkar untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinannya. “Munas telah memberikan tugas kepada kita untuk menyukseskan pemerintahan Prabowo-Gibran. Jika sukses, Prabowo pasti dicintai rakyat, sehingga tidak ada pilihan lain selain mendukungnya kembali,” ujar Sarmuji.
Dampak Politik dan Masyarakat
Deklarasi ini menunjukkan strategi partai untuk memperkuat basis di daerah sekaligus mempertahankan aliansi dengan Prabowo. Masyarakat Papua pun antusias melihat Bahlil sebagai代表 yang akan mewakili aspirasi daerahnya di Senayan.
Penutup:
Dengan langkah ini, Golkar menunjukkan adaptasi strategis dalam persaingan politik, sambil mempertahankan loyalitas terhadap Prabowo. Bagaimana respons publik terhadap pilihan Bahlil dan strategi Golkar ini?












