
Latar Belakang
Di tengah kondisi jalan yang rusak parah di Kampung Parung, Desa Intenjaya, Kacamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, sejumlah warga menggelar aksi protes unik. Mereka menanam pohon pisang dan padi di sepanjang ruas jalan yang terkendala kerusakan, menjadi bentuk perlawanan terhadap pengabaian pemerintah terhadap infrastruktur daerah.
Fakta Penting
Pada Jumat (13/2/2026), warga setempat, seperti Sartani, mengungkapkan kekecewaan mereka. “Jalan ini dibiarkan rusak parah. Makanya warga pada turun ke sini protes,” kata Sartani kepada wartawan di lokasi. Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk protes, tetapi juga upaya kreatif untuk menarik perhatian pemerintah daerah.
Dampak
Aksi tanam pohon di tengah jalan ini telah menyita perhatian publik, terutama karena menjadi simbol resistensi terhadap ketidakadilan infrastruktur. Warga berharap, melalui tindakan konkret ini, pemerintah akan segera menanggapi dan merehabilitasi jalan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat.
Penutup
Apa yang terjadi di Lebak menjadi cerminan dari ketidakseimbangan pelayanan publik di daerah-daerah. Dengan aksi protes yang kreatif ini, warga tidak hanya mengekspresikan ketidakpuasan, tetapi juga memberikan harapan bahwa perubahan bisa datang dari bawah. Apakah pemerintah daerah akan memberikan respon yang sepadan? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.












