
Latar Belakang
Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan & Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan pentingnya penguatan ketahanan keamanan maritim di Selat Malaka. Menurut Bamsoet, ini bukan hanya masalah pertahanan, tetapi juga terkait ekonomi dan kedaulatan nasional.
Fakta Penting
Selat Malaka, yang menjadi jalur pelayaran tersibuk di dunia, menangani lebih dari 60 ribu kapal setahun dan mengangkut seperempat perdagangan maritim global. Untuk Indonesia, kawasan ini vital sebagai jalur distribusi energi, ekspor komoditas, dan logistik, yang mendukung stabilitas ekonomi nasional. Namun, beberapa tahun terakhir, Selat Malaka dan Selat Singapura mengalami peningkatan kasus perompakan dan perampokan laut. Meski mayoritas insiden tidak melibatkan kekerasan berat, tren ini menunjukkan urgensi penguatan sistem pengawasan, patroli terpadu, dan teknologi maritim canggih.
Penutup
Dengan kondisi yang semakin dinamis, keamanan maritim di Selat Malaka tidak bisa dianggap remeh. Bamsoet menegaskan, langkah strategis ini bukan hanya untuk jaga kedaulatan, tetapi juga untuk jamin stabilitas ekonomi yang menjadi fondasi negara.












