
Paragraf Pembuka
Dalam pertandingan Derby d’Italia yang membara, Inter Milan berhasil mengamankan kemenangan telak 3-2 atas Juventus. Pertandingan yang digelar di Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB ini terasa lebih ketat karena Juventus harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Pierre Kalulu diberikan kartu merah pada menit ke-42.
Jalannya Pertandingan
Inter Milan menunjukkan performa impresif sejak awal pertandingan, memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Juventus, yang kehilangan salah satu pemain kunci, terlihat kesulitan dalam mengimbangi serangan Nerazzurri. Namun, Bianconeri tidak mudah menyerah dan memberikan perlawanan sengit hingga akhir pertandingan.
Statistik Kunci
Hasil ini memperkuat posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A dengan 61 poin, unggul delapan angka dari AC Milan. Sebaliknya, Juventus harus puas berada di peringkat kelima dengan 46 poin. Performa Inter Milan kali ini menunjukkan ketangguhan tim dalam situasi sulit, sementara Juventus perlu melakukan evaluasi strategis untuk meningkatkan kualitas permainan.
Pandangan Pelatih
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, mengapresiasi kerja keras timnya dalam meraih kemenangan ini. “Kami telah bekerja keras untuk memastikan pertandingan ini menjadi milik kita. Ini bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang bagaimana kita bertahan di bawah tekanan,” ujarnya. Di sisi lain, pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menyesalkan keputusan wasit yang mempengaruhi jalannya pertandingan.
Penutup
Kemenangan Inter Milan kali ini menjadi indikator kuat bahwa mereka merupakan kandidat kuat untuk gelar Serie A musim ini. Sementara Juventus harus lebih fokus pada strategi dan taktik untuk mengembalikan performa terbaiknya. Bagi para penggemar bola, pertandingan ini menjadi contoh bahwa ketangguhan dan adaptasi adalah kunci dalam dunia sepakbola.












