
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan penunjukan Indonesia sebagai wakil komandan International Stabilization Force (ISF) merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap reputasi militer indonesia. Dia menyebut penugasan ini juga mencerminkan tingginya harapan terhadap kontribusi militer Indonesia dalam menciptakan perdamaian di Palestina.
“Operasi ini juga merupakan sesuatu yang ya penghormatan dan penghargaan lah terhadap track record Indonesia, kemudian reputasi prajurit-prajurit Indonesia di berbagai medan penjagaan perdamaian,” kata Sugiono dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Dia menjelaskan bahwa Indonesia dapat menjabat sebagai wakil komandan ISF setelah menerima undangan langsung dari Amerika Serikat (AS) selaku force commander. Dalam operasi militer gabungan, posisi tersebut umumnya diberikan kepada negara dengan kontribusi pasukan terbesar.












