
Impor mobil pickup dan truk ringan (light truck) dari India menuai kontroversi. Di saat industri otomotif Indonesia sedang berdarah-darah dan ribuan pekerja terancam PHK, PT Agrinas Pangan Nusantara malah memilih mobil impor dari India.
Fitur Unggulan
Mobil impor dari India ini menawarkan beberapa fitur unggulan, seperti mesin yang efisien dan desain yang praktis. Namun, dampak negatifnya terhadap industri dalam negeri tidak bisa dipandang sebelah mata.
Performa di Jalan
Meskipun performa mobil impor ini mungkin menjanjikan, tetapi dampaknya pada produksi pabrik otomotif lokal lebih merugikan. Masuknya 105.000 unit pickup impor diperkirakan akan menyebabkan penurunan output produksi dan bahkan PHK para pekerja di sektor otomotif.
Tips Perawatan
Bagi yang sudah membeli mobil impor ini, penting untuk menjaga performanya dengan perawatan yang baik, seperti pergantian oli teratur dan pengecekan sistem secara rutin.
Penutup
Ironi impor pickup ini tidak hanya menjadi masalah ekonomi, tetapi juga masalah sosial. Seharusnya, pemerintah lebih memprioritaskan produk dalam negeri untuk menyelamatkan industri otomotif dan pekerja lokal. Dengan memilih produk lokal, kita tidak hanya mendukung negeri sendiri, tetapi juga memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat.












