
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap adanya temuan mikroplastik di kedalaman sekitar 2.450 meter di jalur utama arus lintas indonesia (Indonesian Throughflow/ITF). Partikel plastik tersebut berpotensi masuk ke rantai makanan laut hingga dikonsumsi manusia.
Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional Marine Pollution Bulletin melalui artikel berjudul Vertical Distribution of Microplastic Along the Main Gate of Indonesian Throughflow Pathways (2024). Penelitian tersebut ditulis oleh Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Laut Dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Corry Yanti Manullang, bersama tim peneliti kolaborasi internasional dari Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, dan China.












