
Latar Belakang
Polisi menyatakan bahwa foto yang beredar di medsos menunjukkan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, sedang dipenyir air keras, ternyata adalah hasil rekayasa akal imitasi atau AI.
Fakta Penting
Kuasa Hukum korban, Erlangga Julio dari Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD), meminta agar pembuat rekayasa tersebut dilacak. Polda Metro Jaya juga menekankan bahwa foto AI ini bisa saja dibuat pelaku atau timnya untuk mengaburkan informasi.
Dampak
Perkembangan ini menambah ketegangan dalam kasus ini. Dilakukannya penyiraman air keras pada Andrie Yunus serta penyebaran foto AI yang menyesatkan, menunjukkan adanya upaya untuk merusak citra korban atau mengaburkan fakta.
Tim hukum menekankan pentingnya pelacakan asal-usul foto tersebut sebagai bukti tambahan dalam mencari pelaku. Masyarakat juga diharapkan lebih waspada terhadap konten yang menyesatkan di medsos.












