
Latar Belakang
Dua pesawat pengebom B-52 Amerika Serikat kembali terlihat terbang di atas Laut Karibia, sepanjang pantai Venezuela pada hari Kamis (6/11) waktu setempat. Ini merupakan unjuk kekuatan keempat oleh pesawat militer AS dalam beberapa pekan terakhir, menambah ketegangan di kawasan tersebut.
Fakta Penting
Penerbangan ini terjadi saat Washington melancarkan kampanye militer melawan penyelundup narkoba yang diduga beroperasi di wilayah tersebut. Meski AS menyebut operasinya sebagai upaya untuk mengatasi perdagangan narkoba, Venezuela khawatir ada niat untuk mengubah rezim.
Dilansir AFP (7/11/2025), data Flightradar24 menunjukkan kedua pesawat tersebut terbang sejajar dengan pantai Venezuela, lalu berputar di timur laut Caracas, ibu kota Venezuela, sebelum kembali menyusuri pantai, berbelok ke utara, dan terbang lebih jauh ke laut.
Dampak
Kehadiran pesawat pengebom as di dekat Venezuela memicu spekulasi tentang motif sebenarnya Washington. Sementara AS menegaskan operasinya fokus pada narkoba, Venezuela menilai ini sebagai ancaman terhadap kemerdekaannya.
Penutup
Situasi ini menambah ketegangan di kawasan Karibia, dengan Venezuela dan AS tetap berada di jalan yang berbeda soal tujuan operasi militer tersebut. Apakah ini langkah untuk menyelesaikan masalah narkoba, atau upaya untuk mengubah peta politik di Venezuela? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.












