
Pembuka
Barcelona mengalami kekalahan mengejutkan saat bertandang ke markas Girona dengan skor 1-2 dalam pertandingan Liga Spanyol tanggal 17 Februari 2026. Meskipun sempat unggul melalui gol Pau Cubarsi di babak pertama, Blaugrana tak mampu mempertahankan keunggulannya dan justru ditempuk oleh Thomas Lemar dan Fran Beltran di babak kedua.
Jalannya Pertandingan
Permainan Barcelona terlihat dominan sejak awal, dengan menciptakan berbagai peluang emas, terutama di babak pertama. Namun, kelemahan dalam penyelesaian akhir menjadi faktor penentu. Girona, yang lebih efisien di depan gawang, sukses memanfaatkan kesempatan untuk merebut kemenangan.
Statistik Kunci
Menurut data liga, Barcelona memiliki 18 kali tendangan ke gawang, dengan 6 di antaranya adalah on target. Namun, hanya satu gol yang tercipta. Sebaliknya, Girona dengan 10 kali tendangan, mampu mengkonversi tiga gol, dua di antaranya terjadi di babak kedua. Ini menunjukkan bahwa performa Barcelona di babak kedua sangat mengecewakan.
Pandangan Pelatih
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa timnya bermain dengan sangat buruk, khususnya di babak kedua. Flick menyoroti kurangnya konsistensi dalam performa dan penyelesaian akhir sebagai penyebab utama kekalahan. Dia juga mengatakan bahwa tim perlu melakukan evaluasi mendalam untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Penutup
Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Barcelona untuk segera melakukan perbaikan. Fans mungkin perlu bersabar sambil melihat langkah-langkah yang akan diambil Flick dan para pemain untuk memulihkan performa tim. Bagi penggemar bola, penting untuk melihat dinamika permainan dari sudut pandang statistik dan taktis untuk memahami alasan di balik hasil pertandingan ini.












