
Investasi sebesar Rp 1.500 triliun dilaporkan batal terealisasi pada 2024. Hal ini diungkap langsung Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala bkpm Todotua Pasaribu
“Angka yang pernah kita temukan, sampai dengan tahun 2024 itu ada sekitar Rp. 1.500 triliun unrealised investasi,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI yang disiarkan melalui YouTube DPD RI, Selasa (4/11/2025).
Menurut Todotua, faktor utama pemicu gagalnya realisasi investasi adalah masalah perizinan, misalnya lahan yang diajukan untuk lokasi investasi berlokasi di Lahan Sawah yang Dilindungi atau LSD, kawasan hutan, dan lain-lain.










