
Bocah 6 Tahun Kritis Setelah Tertembak Senapan Angin
Seorang anak perempuan berinisial SH (6 tahun) di Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, sedang dalam kondisi kritis akibat luka serius di kepala akibat tembakan senapan angin. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (6/2) pukul 14.00 WIB, saat ayah tirinya, S, sedang membersihkan senapan angin jenis PCP kaliber 4,5 mm. Tiba-tiba, senapan tersebut meletus dan menembak ke kepala korban.
Latar Belakang Tragis
Korban saat ini dirawat di ruang ICU RS Betha Medika Cisaat dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Kapolsek Kadudampit Ipda Suhendar mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi karena kelalaian dalam perawatan senapan angin. “Senapan angin tersebut tidak dalam kondisi baik dan tidak seharusnya digunakan saat itu,” ujar Suhendar.
Dampak Sosial yang Mencekam
Tragedi ini telah menimbulkan kecaman luas terhadap penggunaan senjata api di rumah tangga, terutama dalam keberadaan anak-anak. Para ahli menyarankan agar semua senjata api disimpan dengan aman dan tidak diakses oleh anak-anak.
Penutup
Kondisi SH saat ini menjadi perhatian utama masyarakat. Kasus ini juga menjadi reminder penting tentang perlunya kesadaran dalam menangani senjata api, bahkan yang terlihat tidak berbahaya seperti senapan angin.












