
Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) yang merupakan kuasa hukum dari Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus membentuk tim investigasi independen mengusut kasus penyiraman air keras. Pihaknya meminta agar temuan botol hingga helm milik terduga pelaku didalami Polisi.
Hal itu disampaikan dalam jumpa pers yang ditayangkan di YouTube YLBHI, Senin (16/3/2026). Perwakilan TAUD, Jane Rosalina Rumpia awalnya mengungkap kondisi luka yang dialami Andrie Yunus. Dia mengatakan bagian mata kanan korban salah satu yang terparah mengalami luka.
“Andrie telah mengalami luka bakar 24 persen akibat reaksi inflamasi dari air keras yang mengenai kulit. Luka tersebut di wajah sisi kanan, mata kanan, kedua kanan dan juga dada, yang paling serius adalah bagian mata kanan dan saat ini sudah dalam penanganan khusus dokter spesialis bedah mata,” jelasnya.












