
Pengumuman Mengejutkan Dari Daryono
Daryono, pemerhati gempa bumi dan tsunami terkenal, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kabar ini datang begitu mendadak, mengingat hanya beberapa jam sebelumnya, Daryono masih membagikan informasi pemantauan awan melalui Satelit Himawari.
Latar Belakang Keputusan Daryono
Pengunduran diri ini diumumkan setelah Daryono mengajukan permohonan resmi kepada pimpinan BMKG. Dalam pengumumannya, Daryono juga meminta media untuk menghentikan penggunaan atribut “Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG” dalam pemberitaan. Keputusan ini dilakukan setelah pertimbangan matang, meskipun tidak dijelaskan secara detail.
Dampak pada Pemantauan Gempa dan Tsunami
Kehilangan Daryono sebagai direktur diharapkan tidak mengganggu operasional BMKG. Namun, publik mengecam pengunduran diri ini karena Daryono dikenal sebagai tokoh penting dalam upaya mitigasi bencana alam. Masyarakat meminta jaminan bahwa pengganti yang akan datang mampu melanjutkan misi yang telah diperjuangkan oleh Daryono selama ini.
Penutup
Mundurnya Daryono dari BMKG menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran tokoh-tokoh kunci dalam menghadapi bencana alam. Apakah pengganti yang akan datang mampu melanjutkan legacy Daryono? Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.












