Driver ojek online ( ojol ) dilaporkan menjadi korban penganiayaan oknum TNI di Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar). Korban dilakukan visum.
“Jadi pengemudi ojol online itu sudah melaporkan tentang adanya penganiayaan, luka-luka yang ada di tubuh korban. Ini sudah diterima laporan polisi, termasuk sudah dilakukan visum et repertum juga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).
