
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran selalu menempuh jalur diplomasi sambil tetap siap berperang.
Ia menyampaikan pernyataan tersebut di acara Kongres Nasional Kebijakan Luar Negeri Republik Islam di Teheran, ibu kota Iran pada hari Minggu (8/2) waktu setempat, dua hari setelah Iran dan Amerika Serikat mengadakan pembicaraan nuklir tidak langsung di Oman, menyusul ketegangan yang meningkat selama beberapa minggu akibat retorika perang AS terhadap Iran.
“Kita adalah bangsa yang berdiplomasi, kita juga bangsa yang siap berperang; bukan dalam arti kita mencari perang, tetapi… kita siap berperang agar tidak ada yang berani melawan kita,” katanya.












