Pasukan Israel menewaskan empat orang, termasuk seorang anak, dalam serangannya di Lebanon selatan. Itu terjadi dalam dua serangan terpisah yang menurut militer Israel menargetkan anggota kelompok Hizbullah.
Dilansir Al Arabiya dan Reuters , Selasa (10/2/2026), dalam insiden ketiga, pasukan Israel menangkap seorang pejabat dari al-Jamaa al-Islamiya, sebuah kelompok Sunni Lebanon, selama penggerebekan pada Senin (9/2) waktu setempat. Militer Israel menggambarkannya sebagai “teroris senior” dan mengatakan dia dipindahkan ke Israel untuk diinterogasi.
Israel telah melakukan serangan reguler di Lebanon sejak perang tahun 2024 dengan Hizbullah, menewaskan sekitar 400 orang sejak gencatan senjata, menurut data dari sumber keamanan Lebanon.


