
Latar Belakang
Ketua DPD RI, Sultan B. Najamuddin, hadir dalam peluncuran buku “Refleksi Dua Dekade DPD RI: otonomi daerah untuk Indonesia Emas 2045” karya Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Buku ini menjadi sorotan karena lebih dari sekadar kumpulan tulisan—ia merekam perjalanan gagasan, ketekunan, dan dedikasi seorang tokoh bangsa yang telah mendedikasikan 20 tahun untuk memperjuangkan marwah daerah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Fakta Penting
Sultan memberikan pujian tinggi kepada GKR Hemas, mengatakan bahwa buku ini bukan hanya sebagai medium politik, tetapi juga sebagai wadah untuk mengekspresikan ide-ide yang berpihak pada keadilan daerah. Dengan demikian, buku ini menjadi bukti bahwa perjuangan politik tidak terbatas pada ruang rapat dan forum resmi, tetapi juga hidup dalam tulisan dan refleksi.
Dampak
Peluncuran buku ini tidak hanya menjadi momen untuk menghormati dedikasi GKR Hemas, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dengan menggabungkan teori dan praktik, GKR Hemas menunjukkan bahwa perjuangan politik dapat dilakukan melalui media yang lebih luas, sehingga dampaknya lebih merasuk ke masyarakat.
Penutup
Melalui buku ini, GKR Hemas memberikan contoh bahwa dedikasi dan ketekunan tidak pernah sia-sia. Dengan peluncuran buku ini, harapan untuk otonomi daerah yang lebih adil dan berdaya saing semakin terang. Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana generasi muda dapat menyusul jejak GKR Hemas dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik?












