
Setidaknya 18 orang tewas setelah sebuah ledakan menghancurkan tambang batu bara ilegal di negara bagian Meghalaya, India timur laut. Sementara sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka karena ledakan tersebut.
“Selama operasi penyelamatan, total 18 jenazah telah ditemukan dari lokasi ledakan,” kata polisi setempat dalam sebuah pernyataan dilansir AFP , Jumat (6/2/2026).
Delapan orang lainnya terluka, kata Manish Kumar, pejabat tinggi di distrik East Jaintia Hills tempat ledakan terjadi. Tim penyelamat menggali puing-puing di lokasi untuk mencari tahu apakah ada penambang lain yang terjebak di dalam, tetapi operasi dihentikan saat matahari terbenam.












