
Tragedi Hari Libur: Ledakan Mengerikan di Toko Kembang Api China
Sebuah ledakan dahsyat mengguncang toko kembang api di Distrik Donghai, Provinsi Jiangsu, China, pada Minggu (15/2) siang. Tragedi ini menewaskan delapan orang dan melukai dua lainnya, yang terjadi hanya sehari sebelum perayaan Tahun Baru Imlek. Ledakan tersebut juga memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, menambah derita korban dan masyarakat sekitar.
Latar Belakang: Tradisi Kembang Api di China
Kembang api telah menjadi bagian integral dari perayaan Tahun Baru Imlek di China, terutama di daerah pedesaan. Masyarakat biasa menggunakan kembang api jenis percikan dan “rudal” berderit untuk memeriahkan hari libur. Namun, tradisi ini juga membawa risiko kecelakaan, seperti yang terjadi di Distrik Donghai.
Fakta Penting: Detil Ledakan yang Mengerikan
Ledakan terjadi pada pukul 14.30 waktu setempat, Minggu (15/2), di toko kembang api yang berada di Distrik Donghai, Jiangsu. Sejumlah saksi menyebutkan bahwa ledakan tersebut disusul api yang langsung melahap tempat tersebut. Tim penyelidik dari AFP melaporkan bahwa ledakan diduga berasal dari penyimpanan kembang api yang tidak aman.
Dampak: Tragedi yang Menyedihkan
Tragedi ini tidak hanya merenggut nyawa delapan orang, tetapi juga memberikan dampak psikologis pada masyarakat setempat, terutama yang merayakan Tahun Baru Imlek. Pemerintah setempat telah memastikan bahwa penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk menghindari insiden serupa di masa depan.
Penutup: Peringatan atas Risiko Kembang Api
Tragedi di Donghai menjadi reminder penting atas risiko yang terkandung dalam penggunaan kembang api, bahkan dalam konteks perayaan yang meriah. Pemerintah dan masyarakat diharapkan lebih waspada dalam menangani dan menyimpan kembang api, memastikan bahwa tradisi ini tetap aman dan menyenangkan untuk semua orang.












