
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan tingkat kesalahan data penerima bantuan sosial mengalami penurunan tajam. Dia menjelaskan penurunan itu terjadi setelah penerapan digitalisasi bantuan sosial (bansos) berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Temuan tersebut disampaikan olehnya dalam acara sosialisasi DTSEN bersama para camat, kepala desa dan pilar-pilar sosial di Kabupaten Pasuruan, hari ini.
“Ketika (bansos) menggunakan data lama 77 persen error. (Artinya) ada 77 persen masyarakat yang seharusnya mendapatkan bansos tapi tidak dapat. Setelah kita ukur dengan DTSEN error-nya turun tinggal 28 persen,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2/2026).












