
Liverpool yang baru saja meraih gelar juara Premier League musim lalu, kini tengah menghadapi musim terberat sepanjang sejarah mereka. Manajer Arne Slot secara terbuka mengakui bahwa musim ini menjadi tantangan terbesar yang pernah ia hadapi sejak mengambil alih kursi kepelatihan The Reds.
Jalannya Pertandingan
Musim 2025/2026 menjadi musim paling menyakitkan bagi Liverpool. Setelah berhasil menjadi juara di musim pertama Arne Slot, The Reds kini terpuruk di peringkat keenam klasemen Premier League. Kekalahan yang ke delapan di liga akhir pekan lalu dari Manchester City semakin memperburuk situasi. Mohamed Salah dan kawan-kawan hanya mampu meraih 17 poin dari 13 pertandingan, tertinggal lima poin dari Manchester United yang berada di posisi keempat.
Statistik Kunci
Data dari liga menunjukkan bahwa Liverpool saat ini memiliki produktivitas gol yang menurun drastis. Di musim lalu, The Reds mampu mencetak rata-rata 2,5 gol per pertandingan, namun saat ini hanya 1,8 gol per laga. Selain itu, pertahanan yang dikenal kokoh juga mulai terlihat rapuh, dengan rata-rata 1,5 gol yang tercedera per pertandingan.
Pandangan Pelatih
Arne Slot menegaskan bahwa timnya sedang dalam proses adaptasi dengan tuntutan yang lebih tinggi. “Musim ini memang menjadi ujian terberat bagi kami, namun kami berkomitmen untuk bangkit dan kembali ke jalur yang benar,” ujarnya dalam konferensi pers terakhir.
Penutup
Liverpool masih memiliki peluang untuk bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen. Namun, Arne Slot dan skuadnya harus segera menemukan formula kemenangan yang konsisten. Bagi para penggemar, musim ini menjadi momen yang menantang untuk melihat bagaimana The Reds mampu pulih dari keterpurukan.












