Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan reformasi pasar modal rampung sebelum Maret. Sejumlah inisiatif akan didorong melalui koordinasi intensif Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan MSCI.
Pejabat sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan telah digelar sejumlah pertemuan teknis bersama MSCI beberapa hari belakangan. Self-Regulatory Organization (SRO) juga akan proaktif mempublikasikan proses reformasi setiap awal pekan.
“Jadi, setiap awal minggu mudah-mudahan nanti kita ada kesempatan untuk menyampaikan progres dari waktu ke waktu. Secara umum, tim teknis sudah bekerja, kemudian seluruh concern yang kemarin dibahas itu sudah kita bicarakan poin per poinnya untuk mendapatkan persepsi yang sama,” ungkap Hasan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).






