
Latar Belakang
Dalam kasus yang mengejutkan, oknum anggota TNI dituduh melakukan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Kembangan, Jakarta Barat. Namun, setelah mediasi yang difasilitasi kepolisian, kedua belah pihak sepakat berdamai.
Fakta Penting
Hasan (26), korban yang juga driver ojol, mengungkap bahwa oknum TNI tersebut telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf. “Sudah memberikan ganti-rugi dan biaya pengobatan juga,” ungkap Hasan, seperti dilansir Antara. Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi pada Senin (9/2) malam.
Penutup
Hasan pun mencabut laporan dan memilih memaafkan pelaku, menunjukkan langkah positif dalam menyelesaikan konflik. Kejadian ini menjadi peringatan penting atas perlunya disiplin dan akuntabilitas bagi oknum aparat, serta pentingnya mediasi dalam menangani masalah sosial.












