Bisnis

“Perang di Timur Tengah Bikin Minyak Mendidih, Kini Nyaris US$ 80/Barel: Menunggu Gelombang Krisis Berikutnya”

×

“Perang di Timur Tengah Bikin Minyak Mendidih, Kini Nyaris US$ 80/Barel: Menunggu Gelombang Krisis Berikutnya”

Sebarkan artikel ini
“Perang di Timur Tengah Bikin Minyak Mendidih, Kini Nyaris US$ 80/Barel: Menunggu Gelombang Krisis Berikutnya”

Harga minyak meroket setelah serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran. Harga minyak dunia mendekati US$ 80 per barel.

Mengutip CNBC, Senin (2/3/2026), minyak mentah Brent naik 7,6% ke level US$ 78,41 per barel pada pukul 06.00 waktu setempat sekaligus menjadi level tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Sementara itu, US West Texas Intermediate (WTI) menguat 7,4% ke posisi US$ 72,01 per barel.

Kenaikan harga minyak turut mengerek saham perusahaan energi global. Saham Exxon Mobil naik 4,1% dalam perdagangan pra-pasar, sedangkan Chevron menguat 3,9%. Di Eropa, TotalEnergies naik 3,6%, disusul Shell dan BP yang masing-masing menguat sekitar 2%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *