
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut siswa pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta melakukan aksinya bukan karena bullying, melainkan pengaruh dari tontonan di media sosial. Ia menyebut hal itu didapat dari kesaksian para siswa SMAN 72.
“Teman-teman atau anak-anak kita yang dari SMA 72 semuanya menyampaikan bahwa tidak ada bullying,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/11/2025).










