
Langkah Mantap Lawan Rencana Trump
Prancis dan Kanada secara resmi membuka kantor konsulat di Nuuk, ibukota Greenland, sebagai langkah keras menolak rencana Presiden AS Donald Trump yang ingin menguasai wilayah tersebut. Pemotongan konsulat pada Jumat (6/2) waktu setempat ini tidak hanya menegaskan sikap penolakan kedua negara, tetapi juga menjadi tanda solidaritas terhadap pemerintah Greenland.
Fakta Penting
– Konsulat Prancis dan Kanada di Greenland resmi beroperasi pada Jumat lalu, menjadi titik penting dalam upaya kedua negara melindungi klaim mereka di wilayah Arctic.
– Menurut Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand, pembukaan ini adalah “hari yang sangat penting” bagi Kanada sebagai negara yang mendukung otonomi Greenland.
– Kedua negara juga menekankan pentingnya kerjasama regional untuk menjaga stabilitas di wilayah tersebut.
Dampak Politik dan Diplomasi
Langkah ini tidak hanya menandai perlawanan terhadap rencana Trump, tetapi juga memperkuat posisi Prancis dan Kanada sebagai aktor global yang peduli dengan isu-isu lingkungan dan keadilan di wilayah Arctic. Dukungan terhadap pemerintah Greenland juga menunjukkan komitmen kedua negara untuk menjaga kemerdekaan dan integritas wilayah tersebut.
Penutup
Dengan membuka konsulat di Greenland, Prancis dan Kanada tidak hanya menolak rencana Trump, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa wilayah Arctic bukanlah objek untuk diuasai sembarangan. Langkah ini akan memiliki dampak jangka panjang pada dinamika geopolitik di wilayah tersebut.












