
Prancis Bongkar Jaringan Mata-Mata China, Dua Warganegara Ditangkap di Gironde
Kejaksaan Paris di Prancis mengejutkan publik dengan mendakwa empat orang, termasuk dua warga negara China, atas dugaan penyadapan data militer sensitif untuk pemerintah Beijing. Keempat tersangka ini disebut-sebut sebagai mata-mata China yang mencoba mengumpulkan informasi penting.
Latar Belakang
Langkah ini dilakukan setelah kepolisian menangkap keempat individu tersebut pada akhir pekan di wilayah Gironde, barat daya Prancis. Dua dari tersangka, yang berasal dari China, diduga menyewa apartemen Airbnb sebagai basis operasi mereka. Mereka dituduh merancang rencana untuk mendapatkan intelijen militer dan informasi sensitif lainnya.
Fakta Penting
Kantor kejaksaan Paris mengonfirmasi bahwa dua tersangka sudah ditahan, sementara dua lainnya ditempatkan di bawah pengawasan yudisial. Namun, identitas lengkap mereka belum divonis publik.
Dampak
Kasus ini menambah ketegangan hubungan diplomatik antara Prancis dan China, terutama dalam konteks keamanan nasional. Pihak Prancis menunjukkan komitmen keras dalam melindungi data strategis, sementara China menegaskan kecamannya atas tudingan tidak berdasar.
Penangkapan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang perlindungan infrastruktur informasi di Prancis dan langkah-langkah preventif yang lebih keras untuk mencegah aktivitas mata-mata di masa depan.












