
Produsen mobil mewah Asal Inggris, Aston Martin, bakal memangkas jumlah karyawannya sebesar 20%. Langkah ini terpaksa diambil demi menghemat sekitar 40 juta pound sterling atau sekitar Rp 905 miliar (Kurs Rp 22.643/ pound sterling), setelah melaporkan kerugian yang semakin besar.
Aston Martin menyebut bakal mengurangi jumlah karyawannya hingga seperlima, atau sekitar 500 orang, setelah tindakan yang dilakukan awal tahun lalu yang memangkas 170 orang.
“Program terbaru ini pada akhirnya akan mengakibatkan kepergian hingga 20% dari tenaga kerja kami yang berharga,” tulis keterangan resmi Aston Martin dikutip dari Guardian, Kamis (26/2/2026).










