
Menjelang senja di Masjid Cut Meutia Jakarta, deretan gelas kopi dan matcha tersusun rapi di atas meja. Kumandang azan yang menghantar iftar terasa makin istimewa dengan aroma minuman segar yang menyebar di sekitar masjid.
Di balik meja sederhana itu, bukan barista profesional yang melayani, melainkan para pelaku usaha ultra mikro. Mereka yang pernah kehilangan pekerjaan, pernah berada di titik terendah, dan kini memilih bangkit bersama program UMiMAX dari PT Pertamina (Persero).
Salah satunya adalah Ahmad Gojali (38). Ia masih mengingat jelas hari ketika dirinya terkena PHK sebagai tenaga penjual. Setelah kehilangan pekerjaan tetap, ia mencoba bertahan dengan menjadi tukang parkir dengan penghasilan sekitar Rp 1,5 juta per bulan.










