
Latar Belakang
Pertemuan antara Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, menjadi sorotan internasional. Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, UEA, Rabu (4/2/2026), Putra Mahkota UEA mengungkapkan belasungkawa mendalam atas musibah banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Fakta Penting
Sheikh Khaled, selaku Putra Mahkota UEA, mengecam keras bencana alam yang merusak infrastruktur dan mengganggu kehidupan ribuan warga Indonesia. Megawati, yang didampingi Zuhairi Misrawi, Duta Besar RI untuk Tunisia, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pangeran Khaled dan UEA terhadap Indonesia. Pertemuan ini tidak hanya menjadi simbol solidaritas internasional, tetapi juga menegaskan hubungan yang erat antara Indonesia dan UEA.
Dampak
Belasungkawa Putra Mahkota UEA atas bencana Sumatera menunjukkan pentingnya kerjasama internasional dalam menghadapi bencana alam. Dukungan dari negara seperti UEA menjadi contoh bagaimana komunitas internasional dapat bekerja sama untuk membantu negara yang terkena musibah.
Penutup
Pertemuan ini menjadi bukti bahwa hubungan Indonesia dan UEA tidak hanya berdasarkan pada kerjasama ekonomi, tetapi juga didukung oleh solidaritas yang kuat. Belasungkawa Putra Mahkota UEA atas bencana Sumatera akan menjadi inspirasi bagi negara lain untuk memberikan bantuan dan dukungan dalam situasi darurat.








