
Latar Belakang
Keraton Kasunanan Surakarta mengalami hari-hari yang penuh duka setelah Raja Pakubuwono (PB) XIII tutup usia. Dalam masa berkabung ini, wisata di keraton ditutup sementara untuk umum, dengan kunjungan hanya diperbolehkan bagi warga yang melayat Raja PB XIII.
Fakta Penting
Kerabat Keraton Solo, KPH Eddy Wirabhumi, mengungkapkan bahwa kebijakan penutupan wisata akan dievaluasi. “Pariwisata akan dikaji ulang setelah 7 hari. Mungkin museum yang pertama dibuka, sementara akses ke dalam keraton masih ditunda,” kata Kanjeng Eddy, dilansir detikJateng, Selasa (4/11/2025).
Dampak
Penutupan wisata ini tidak hanya mempengaruhi pengunjung tetapi juga menandai momentum emosional bagi masyarakat Solo. “Keraton Solo merupakan ikon pariwisata Jawa Tengah. Penutupan sementara ini menjadi bagian dari proses duka yang harus dihormati,” ujar seorang sumber terpercaya di lingkungan keraton.
Penutup
Dengan ditutupnya wisata Keraton Solo selama 7 hari, masyarakat diingatkan untuk menghormati masa duka keluarga besar keraton. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat mendukung proses ini dengan baik, sambil mempersiapkan rencana pembukaan kembali wisata secara hati-hati.
