
Beras SPHP, program penting untuk menjamin pasokan dan harga beras yang stabil, kembali diperpanjang hingga akhir Februari 2026 oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas). Ini menjadi langkah strategis untuk menjaga ketenangan pasar dan mencegah gejolak harga, terutama dengan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang mencapai tingkat tertinggi.
Strategi Investasi dalam program sphp
Program ini tidak hanya memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mengoptimalkan investasi dalam sektor pangan. Dengan stok CBP yang kuat, intervensi pasar melalui SPHP dapat menekan harga beras dan memberikan akses yang lebih baik kepada konsumen.
Manajemen Risiko dalam Pasar Beras
Implementasi SPHP melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) menunjukkan upaya Bapanas dalam memastikan efisiensi penggunaan anggaran. Ini menjadi contoh bagaimana manajemen risiko yang baik dapat mempengaruhi stabilitas harga di pasar.
Rekomendasi Berbasis Data
Dengan stok CBP yang tinggi dan program SPHP yang terus berlanjut, pelaku bisnis dan investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk memastikan pasokan yang stabil dan mengurangi risiko fluktuasi harga.










