Berita

Tragedi SMAN 72 Jakarta: Komnas PA Ungkap Korban Ledakan dengan Jari Diamputasi

×

Tragedi SMAN 72 Jakarta: Komnas PA Ungkap Korban Ledakan dengan Jari Diamputasi

Sebarkan artikel ini
Tragedi SMAN 72 Jakarta: Komnas PA Ungkap Korban Ledakan dengan Jari Diamputasi
Tragedi SMAN 72 Jakarta: Komnas PA Ungkap Korban Ledakan dengan Jari Diamputasi

Tragedi yang Mengerikan di SMAN 72 Jakarta
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengecam keras tragedi ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang merenggut kesehatan mental dan fisik puluhan siswa. Ketua Umum Komnas PA, Agustinus Sirait, mengungkapkan bahwa korban tidak hanya mengalami luka fisik, tetapi juga trauma berat. Salah satu korban bahkan harus menghadapi amputasi jarinya sebagai akibat langsung dari ledakan tersebut.
Fakta Mengerikan dari Ledakan di SMAN 72
Agustinus Sirait mengatakan, “Terutama tadi kasihan ya anak-anak kita, ada yang kehilangan telinganya, ada yang jari diamputasi bahkan ada yang nggak bisa melihat,” ujar Agustinus kepada wartawan seusai menjenguk korban di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Ledakan ini tidak hanya merusak infrastruktur sekolah, tetapi juga merobek harapan dan masa depan para korban.
Dampak Sosial dan Politik yang Merosa
Tragedi ini telah memicu kemarahan publik terhadap pemerintah setempat, yang diduga tidak memberikan perlindungan yang cukup terhadap sekolah tersebut. Komnas PA menuntut agar pelaku ledakan segera dihukum, sementara korban diberikan bantuan psikologis dan medis yang layak.
Penutup: Siapa yang Bertanggung Jawab?
Ledakan di SMAN 72 Jakarta menjadi pengingat bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas utama. Dengan korban yang jarinya diamputasi dan nyawa yang hancur, pertanyaan siapa yang bertanggung jawab semakin menuntut jawaban. Komnas PA mengajak semua pihak untuk bersama-sama memastikan bahwa tragedi seperti ini tidak terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *