
Bursa Efek Indonesia (BEI) pertanyakan arah bisnis PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) usai menutup layanan marketplace yang menjual berbagai produk fisik pada awal tahun lalu. Kemudian saat ini, arah bisnis perseroan fokus pada sejumlah layanan virtual, utamanya pada segmen gim.
Dikutip dari laman Keterbukaan Informasi, Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Cut Fika Lutfi, menjelaskan ekosistem gim milik perusahaan menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal III 2025. Segmen ini menjadi salah satu pilar yang menopang pertumbuhan utama kinerja perseroan.
“Produk dan layanan gaming mencatatkan tren pertumbuhan yang baik, yang tercermin dari peningkatan aktivitas transaksi serta perluasan basis pengguna. Segmen ini juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan Perseroan,” tulis Fika dikutip dari Keterbukaan Informasi, Selasa (17/2/2026).










