
Curah hujan yang tinggi dengan kondisi lingkungan yang kritis mengharuskan segera tindakan inspeksi bangunan dan ruang bawah tanah. Tekanan air kian besar menyebabkan tanah longsor dan bisa merusak konstruksi infrastruktur jembatan, terowongan dan ruang bawah tanah lainnya.
Kondisinya bisa fatal jika ada dinding terowongan atau ruang bawah tanah yang mengalami retak yang menjalar namun tidak terlihat. Retak yang terlihat maupun yang tidak perlu segera diatasi.
Instansi terkait perlu bersikap lebih saksama dan berpegang kepada tindakan teknis. Dengan adanya bencana banjir, longsor atau gempa bumi, meskipun secara kasat mata tidak terlihat retakan di permukaan luar, bisa jadi ada keretakan serius di bagian dalam. Sehingga perlu dilakukan prosedur inspeksi yang tidak sekedar dengan mata telanjang.












